kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Reading: Ada Peraturan Baru! Ini Daftar Saham Potensiap Masuk MSCI Mei 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 Kanal Publik - All Rights Reserved.
Bisnis

Ada Peraturan Baru! Ini Daftar Saham Potensiap Masuk MSCI Mei 2026

Redaksi
Published: Januari 6, 2026
Share
4 Min Read
Peraturan baru MSCI berpotensi mengubah peta saham Indonesia. Simak daftar saham yang dinilai berpeluang masuk indeks MSCI pada review Mei 2026
SHARE
- Advertisement -

KANAL PUBLIK – Pelaku pasar modal tengah menyoroti aturan baru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berpotensi mengubah peta saham Indonesia di indeks global. Kebijakan ini dinilai krusial karena akan memengaruhi peluang sejumlah emiten untuk masuk atau naik kelas dalam indeks MSCI pada review Mei 2026.

Perubahan aturan tersebut berkaitan dengan metodologi perhitungan free float saham, salah satu faktor utama dalam penentuan kelayakan emiten masuk indeks MSCI. Kebijakan baru ini pun menjadi sentimen penting yang mulai diperhitungkan investor sejak awal 2026.

- Advertisement -
Ad image

Sebagai pengingat, pada 27 Oktober 2025, MSCI secara resmi membuka konsultasi publik terkait rencana penggunaan Monthly Holding Composition Report (MHCR) dari KSEI sebagai referensi tambahan dalam menghitung free float saham emiten Indonesia. Selama ini, perhitungan hanya mengandalkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatat kepemilikan saham di atas 5 persen.

Berbeda dengan data BEI, laporan dari KSEI mencakup pemegang saham di bawah 5 persen, sehingga memberikan gambaran struktur kepemilikan publik yang lebih komprehensif. Perbedaan ini dinilai dapat berdampak signifikan terhadap persentase free float sejumlah emiten.

Masa pemberian masukan publik telah ditutup pada 31 Desember 2025, dan MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil konsultasi tersebut sebelum 30 Januari 2026. Jika disetujui, maka aturan baru ini akan mulai diberlakukan pada review indeks MSCI Mei 2026.

Isu perubahan free float ini menjadi sangat krusial, terutama bagi emiten yang membidik masuk ke MSCI Standard Global Index. Sejumlah perusahaan tercatat mulai menata ulang struktur kepemilikan saham guna memperbesar porsi free float dan meningkatkan likuiditas perdagangan.

Seiring dengan itu, beberapa saham mulai digadang-gadang sebagai kandidat kuat masuk indeks MSCI, terutama saham-saham dari Grup Bakrie, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Saat ini, BUMI masih tercatat sebagai konstituen MSCI Indonesia Small Cap Index dan telah masuk dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Emiten batu bara tersebut dinilai tengah berupaya naik kelas ke MSCI Standard Global Index, seiring lonjakan harga saham dan kapitalisasi pasar.

Volatilitas saham Grup Bakrie pun terpantau tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Pada perdagangan Selasa (6/1/2026), saham BUMI ditutup di level Rp 464 dengan frekuensi transaksi mencapai 311 ribu kali dan nilai transaksi sekitar Rp 4,02 triliun. Dalam setahun terakhir, saham BUMI melesat 289,92 persen, sehingga kapitalisasi pasarnya menembus Rp 172 triliun.

Sementara itu, saham DEWA ditutup menguat 7,95 persen ke level Rp 815 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 33,1 triliun. Sepanjang perdagangan, saham DEWA ditransaksikan sebanyak 175 ribu kali.

Saham yang Dinilai Paling Potensial

Equity Research Analyst Indo Premier Sekuritas, Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan, menilai BUMI memiliki peluang terbesar untuk masuk ke MSCI Standard Cap Index pada peninjauan indeks mendatang.

Selain BUMI, PT Petrosea Tbk (PTRO) disebut sebagai kandidat terkuat kedua. Sama seperti BUMI, PTRO saat ini merupakan anggota MSCI Indonesia Small Cap Index.

MSCI juga telah memperbarui free float PTRO menjadi 30 persen dari sebelumnya 25 persen pada peninjauan indeks terakhir. Pembaruan ini menurunkan batas harga minimum saham PTRO ke kisaran Rp 11.000–Rp 12.000 per saham.

Sementara itu, saham FILM dinilai berpotensi memenuhi batas harga minimum, namun peluang masuk ke indeks standar masih dapat tertunda akibat riwayat suspensi perdagangan lebih dari satu hari.

Senada, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai BUMI dan PTRO merupakan kandidat terkuat untuk masuk ke MSCI Standard Cap Index, didukung oleh likuiditas saham yang tinggi serta prospek fundamental yang solid.

Lebih lanjut, Nafan merekomendasikan maintain buy PTRO dengan target harga Rp 11.950. Pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026), saham PTRO berada di level Rp 11.975, menguat 7,40 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Find Us on Socials

TAGGED:BUMIMSCIsaham
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Harus Tahu! Ini Sejarah dan Asal Usul Nama Serang Banten
Next Article Ketua DPRD Kota Serang Dukung Penempatan ASN Berbasis Kompetensi dan Keahlian

Warta Terbaru

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajukan Penyertaan Modal Aset untuk PT BPR Serang
Bisnis News Pemerintahan Regional
Gempa Hari Ini Guncang Garut dan Pagaralam, BMKG Catat Magnitudo Terbesar 2,5
Nasional News Regional
Wali Kota Serang Pastikan SMPN 4 Tak Dipindah hingga 2029, Alumni Sampaikan Terima Kasih
News Pemerintahan Regional
ASDP Siapkan Operasi Salvage KMP Batumandi yang Tenggelam di Perairan Merak
Nasional News Peristiwa Regional

Baca Lainnya

Bisnis

Technosoft Luncurkan Aplikasi AI Tata Warga dan One Partner untuk Layanan RT/RW

Oktober 12, 2026
Bisnis

Gebyar Manasik Umroh Aminin Travel Banten, Penabung Dapat Uang Saku Rp800 Ribu

Agustus 23, 2026
Bisnis

Kenaikan BBM Mendadak Tuai Kritik, DPR: Tanpa Sosialisasi dan Memberatkan

April 20, 2026
Bisnis

Cari Kerja? Ini 7 Lowongan Terbaru di Tangerang Lengkap dengan Syaratnya

April 20, 2026

Kategori

Artikel Bisnis Hukum & Kriminal Nasional News Parlemen Pemerintahan Peristiwa Politik Regional

Recent Post

  • Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama
  • Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih
kanalpublik.idkanalpublik.id
Follow US
© 2026 KanalPublik. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?