KANAL PUBLIK – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp20 juta kepada keluarga korban musibah rumah roboh di Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Bantuan tersebut diberikan menyusul peristiwa robohnya sebuah rumah warga yang terjadi pada Minggu (1/2/2026) saat waktu salat Magrib, yang mengakibatkan seorang lansia bernama Hamrah (80) meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan.
Budi Rustandi datang langsung ke lokasi kejadian untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis pada Selasa (3/2/2026).
“Bantuan ini kami berikan untuk membantu keluarga yang ditinggalkan serta mendukung proses renovasi rumah. Pemerintah Kota Serang berkomitmen untuk hadir ketika warga mengalami musibah,” ujar Budi Rustandi.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Serang dan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Kota Serang, serta tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Budi, informasi mengenai kejadian tersebut diterimanya secara cepat melalui laporan langsung dari RT dan RW setempat melalui aplikasi WhatsApp.
“Saya minta setiap RT dan RW segera melapor jika terjadi musibah di wilayahnya. Dengan begitu, kami bisa bergerak cepat memberikan bantuan,” jelasnya.
Sebelumnya, anak korban, Rohmat, menceritakan bahwa saat kejadian ayahnya telah lebih dulu berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat Magrib. Sementara ibunya berniat menyusul setelah mengambil air wudu.
“Baru mau masuk ke dalam rumah, bangunannya langsung roboh,” kata Rohmat.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dan sebagian tubuhnya tertimpa dinding serta atap rumah. Warga sekitar yang mendengar suara runtuhan segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Rohmat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Serang dan pihak terkait.
“Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Semoga kebaikan ini bisa dibalas dan diteruskan kepada orang lain yang membutuhkan,” ucapnya.
Adapun dari total bantuan Rp20 juta tersebut, sebesar Rp10 juta dialokasikan untuk kebutuhan keluarga korban yang ditinggalkan. Sementara Rp10 juta lainnya digunakan untuk membantu renovasi rumah serta penanganan dampak kerusakan pada bangunan di sekitar lokasi kejadian.