kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Reading: DLH Kabupaten Serang Ungkap Penyebab Sungai Ciujung Menghitam, Bukan Hanya Karena Limbah Perusahaan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 Kanal Publik - All Rights Reserved.
News

DLH Kabupaten Serang Ungkap Penyebab Sungai Ciujung Menghitam, Bukan Hanya Karena Limbah Perusahaan

Redaksi
Published: Juli 31, 2026
Share
3 Min Read
SHARE
- Advertisement -

SERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang mengungkap perkembangan terbaru terkait fenomena air Sungai Ciujung yang berubah warna menjadi hitam dan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, penyebab utama perubahan warna air Sungai Ciujung diduga berasal dari tingginya endapan lumpur di dasar sungai, bukan semata-mata akibat pencemaran limbah industri.

- Advertisement -
Ad image

Kepala DLH Kabupaten Serang, Sarudin, mengatakan pembahasan penanganan Sungai Ciujung telah dilakukan melalui rapat koordinasi bersama instansi terkait.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah-langkah penanganan, termasuk usulan normalisasi sungai dan pengaturan debit air.

Menurutnya, kewenangan pengelolaan Sungai Ciujung berada di bawah BBWSC3. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Serang diminta menyampaikan surat resmi sebagai dasar pembahasan teknis penanganan sungai.

“Koordinasi sudah dilakukan bersama BBWSC3 dan DLH Provinsi Banten. Kami juga diminta menyampaikan surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Serang agar pembahasan mengenai penanganan Sungai Ciujung, termasuk normalisasi, bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Sarudin, Jumat (31/7/2026).

Sarudin menjelaskan, penumpukan sedimen yang telah berlangsung dalam waktu lama menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kualitas air Sungai Ciujung menurun hingga tampak menghitam.

Selain sedimentasi, pihaknya juga menyoroti kondisi debit air di Bendungan Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, yang mengalami penurunan cukup drastis.

Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi sirkulasi air sehingga memperparah perubahan warna sungai.

“Kami juga meminta agar pengelolaan debit air dapat diatur lebih baik. Penurunan debit yang sangat drastis di Bendungan Sindangheula menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian,” katanya.

Sementara itu, terkait dugaan pencemaran yang menyeret nama sejumlah perusahaan, Sarudin menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum seluruh hasil pengujian laboratorium dianalisis secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan, pengambilan sampel air telah dilakukan terhadap tiga perusahaan yang berada di sekitar aliran Sungai Ciujung. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan tidak ditemukan indikasi pencemaran berat.

Meski demikian, terdapat satu perusahaan yang saat ini masih menjalani proses pembinaan karena ditemukan beberapa aspek yang harus segera diperbaiki.

“Hasil laboratorium sudah kami terima dan langsung kami sampaikan kepada perusahaan terkait agar segera melakukan perbaikan. Tidak ada indikasi pencemaran berat, namun ada satu perusahaan yang sedang kami lakukan pembinaan,” jelasnya.

Sarudin juga menanggapi informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keterlibatan dua perusahaan dalam pencemaran Sungai Ciujung.

Menurutnya, setiap kesimpulan harus didasarkan pada data ilmiah dan hasil uji laboratorium yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya tidak bisa langsung menyatakan ada pencemaran tanpa dasar yang kuat. Semua harus mengacu pada hasil pemeriksaan laboratorium dan fakta di lapangan,” tegasnya.

Find Us on Socials

TAGGED:DLHKabupapten SerangSungai Ciujung
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Diduga Mencopet Dompet Berisi Rp3 Juta, Perempuan Paruh Baya Diamankan Warga di Pasar Begog
Next Article BPBD Kota Serang Buka Layanan Bantuan Air Bersih Gratis, Begini Cara Mengajukannya

Warta Terbaru

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajukan Penyertaan Modal Aset untuk PT BPR Serang
Bisnis News Pemerintahan Regional
Gempa Hari Ini Guncang Garut dan Pagaralam, BMKG Catat Magnitudo Terbesar 2,5
Nasional News Regional
Wali Kota Serang Pastikan SMPN 4 Tak Dipindah hingga 2029, Alumni Sampaikan Terima Kasih
News Pemerintahan Regional
ASDP Siapkan Operasi Salvage KMP Batumandi yang Tenggelam di Perairan Merak
Nasional News Peristiwa Regional

Baca Lainnya

Hukum & Kriminal

Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama

Oktober 22, 2026
News

Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih

Oktober 22, 2026
News

Perkuat Layanan Kebersihan, Pemkot Serang Tambah 10 Truk Sampah dan 3 Cator

Oktober 20, 2026
News

DLH Kota Serang Pastikan Kualitas Air Sungai Cibanten Masih dalam Batas Wajar

Oktober 18, 2026

Kategori

Artikel Bisnis Hukum & Kriminal Nasional News Parlemen Pemerintahan Peristiwa Politik Regional

Recent Post

  • Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama
  • Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih
kanalpublik.idkanalpublik.id
Follow US
© 2026 KanalPublik. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?