SERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menghadirkan inovasi SISKALAT (Sistem Keamanan Alat Berat berbasis Internet of Things) untuk meningkatkan pengamanan aset daerah sekaligus mendukung efektivitas pelayanan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong.
Inovasi ini memanfaatkan teknologi digital untuk memantau aktivitas alat berat secara real-time.
Penerapan SISKALAT menjadi salah satu langkah DLH Kota Serang dalam memperkuat sistem pengawasan aset agar lebih modern, efektif, dan akuntabel.
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi.
”Kami mempunyai inovasi SISKALAT, sistem keamanan alat berat yang merupakan suatu inovasi bagaimana kita dapat mengamankan alat berat dan merupakan suatu inovasi yang berbasis Internet of Things. Oleh karena itu, kami berharap implementasi SISKALAT ini dapat mendukung pelayanan, khususnya pada UPT TPAS Cilowong, dalam rangka pemenuhan kebutuhan tugas pokok dan fungsi sehingga lebih efektif dan efisien,” katanya, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, pengembangan inovasi berbasis digital diperlukan untuk menjawab kebutuhan pengamanan aset daerah sekaligus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DLH Kota Serang, khususnya dalam operasional pengelolaan sampah.
DLH Kota Serang juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan SISKALAT agar implementasinya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penerapan SISKALAT dilatarbelakangi pentingnya menjaga keamanan dan kesiapan alat berat yang digunakan dalam operasional TPA Cilowong.
Alat berat memiliki peran penting dalam mendukung pemindahan, penataan, dan penanganan timbunan sampah sehingga keberadaannya perlu didukung sistem pengamanan yang optimal.
Melalui SISKALAT, pengawasan tidak lagi hanya mengandalkan pemeriksaan manual.
Sistem ini dilengkapi sejumlah perangkat yang memungkinkan aktivitas tertentu terdeteksi secara otomatis, sehingga pengawas dapat memperoleh informasi lebih cepat ketika muncul indikasi akses yang tidak sah.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kota Serang, Agam, menyambut baik penerapan inovasi tersebut sebagai upaya meningkatkan keamanan aset yang menunjang pelayanan pengelolaan sampah.
”Hadirnya inovasi SISKALAT sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan alat berat yang menjadi aset penting dalam mendukung operasional pengelolaan sampah di TPA. Dengan keberadaan alat berat yang selalu siap digunakan, sangat berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan di tempat pemrosesan akhir,” tutur Agam.
Dukungan juga disampaikan oleh perwakilan operator alat berat di TPA Cilowong.
Penerapan sistem pengamanan digital ini diharapkan dapat membantu menciptakan operasional yang lebih tertib dan terkendali.
SISKALAT menggabungkan sejumlah teknologi untuk mendukung pengamanan alat berat.
Fitur autentikasi operator berbasis Radio Frequency Identification (RFID) digunakan untuk mengendalikan akses penggunaan alat, sedangkan sensor PIR dan magnetic switch berfungsi mendeteksi aktivitas di dalam kabin serta pembukaan kompartemen mesin.
Sistem ini juga dilengkapi ESP32-CAM yang dapat mengambil dokumentasi visual ketika terdeteksi indikasi akses tidak sah.
Informasi berupa notifikasi, peringatan dini, dan dokumentasi visual selanjutnya dikirimkan kepada pengawas melalui bot Telegram secara real-time.
Integrasi berbagai fitur tersebut diharapkan memudahkan proses pemantauan, mempercepat penyampaian informasi, serta membantu pengawas melakukan tindak lanjut terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui inovasi SISKALAT, DLH Kota Serang terus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari penguatan tata kelola aset daerah.
Pengamanan alat berat yang lebih terintegrasi diharapkan dapat membantu menjaga kesiapan sarana operasional sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pengelolaan sampah di TPA Cilowong. (Adv)
DLH Kota Serang Hadirkan SISKALAT, Inovasi Digital untuk Amankan Alat Berat di TPA Cilowong
