Kementerian PU Bersihkan Irigasi Cibanten di Kota Serang, Cegah Banjir dan Pencemaran

Redaksi
By Redaksi
3 Min Read

SERANG – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan aksi pembersihan saluran irigasi Cibanten di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Jumat (7/8/2026).

Aksi bersih-bersih tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi saluran irigasi sekaligus mencegah terjadinya banjir dan pencemaran akibat tumpukan sampah maupun sedimentasi yang menghambat aliran air.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang digelar di seluruh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, mengatakan kebersihan saluran air menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan serta memastikan kebutuhan air bagi masyarakat dan sektor pertanian tetap terpenuhi.

“Kegiatan ini dilakukan oleh Kementerian PU, khususnya Ditjen SDA, dalam rangka menghadapi ulang tahun Republik Indonesia yang ke-81. Ini dilakukan serempak di seluruh Indonesia pada semua balai wilayah sungai,” ujar Arnold.

Menurutnya, saluran irigasi yang bersih dapat mengurangi risiko penyumbatan akibat sampah dan endapan limbah.

Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap kesiapan infrastruktur air menghadapi musim hujan.

“Kebersihan irigasi itu sangat penting untuk menghindari terjadinya pengendapan limbah atau penyumbatan. Selain itu, kalau irigasi bersih, saat musim hujan tiba bisa mencegah banjir,” jelasnya.

Arnold berharap kegiatan pembersihan sungai dan irigasi dapat menjadi gerakan berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial.

Ia juga mendorong keterlibatan masyarakat, termasuk pelajar, untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

“Harapan saya ke depan kegiatan ini bisa berlanjut secara kontinu. Kita juga ingin melibatkan anak-anak sekolah agar sejak kecil mereka diajarkan untuk mencintai kebersihan lingkungan,” ucap Arnold.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS C3), Dedi Yudha Lesmana, menyebut aksi bersih-bersih tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemeliharaan dan normalisasi sungai di wilayah Banten, khususnya Kota Serang.

Dedi mengatakan, BBWS C3 masih melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Cibanten dan kawasan Sukadana untuk mengembalikan kapasitas tampung sungai serta mengurangi potensi banjir.

“Tahun ini kita masih melanjutkan normalisasi di Sukadana dan Sungai Cibanten untuk mengembalikan penampang sungai sesuai kapasitas tampungnya,” kata Dedi.

Selain Sungai Cibanten, BBWS C3 juga melakukan normalisasi di Muara Sungai Karangantu untuk mengatasi sedimentasi yang mengganggu aktivitas nelayan.

“Kami juga melakukan normalisasi di Muara Sungai Karangantu untuk mengatasi masalah sedimentasi yang mengganggu akses keluar-masuk nelayan,” ujarnya.

Selain normalisasi, BBWS C3 secara rutin melakukan pemeliharaan di sejumlah sungai lainnya, termasuk Sungai Ciwaka di kawasan Grand Sutra.

Dalam upaya menjaga fungsi sungai, BBWS C3 juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penertiban bangunan yang berdiri di kawasan sempadan sungai.

“Penegakan hukum berada di pemerintah daerah. Kami memberikan aturan teknis terkait batas sempadan sungai, yaitu minimal 3 meter dari bibir sungai. Kemarin Pak Wali Kota juga sudah berkomitmen untuk menertibkan bangunan yang berdiri di atas sempadan,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *