PANDEGLANG – Kabar baik datang untuk Yeni Farida (40), warga Kampung Caringin Lor, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Rumah yang selama ini ditempati Yeni bersama suami dan tiga anaknya dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh. Melihat kondisi tersebut, jajaran DPRD Kabupaten Pandeglang turun tangan dan berkomitmen membantu pembangunan rumah agar keluarga Yeni dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman.
Komitmen itu disampaikan langsung Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Agus Khatibul Umam, saat meninjau rumah Yeni pada Minggu (9/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Agus didampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, yakni Tb Udi Juhdi, Sri Widayanti, dan Jay Suryadi.
Kedatangan jajaran DPRD dilakukan setelah kondisi rumah Yeni mendapat perhatian karena sejumlah bagian bangunan telah mengalami kerusakan parah. Bagian atap bahkan sudah rusak dan sebagian ambruk sehingga berisiko membahayakan keselamatan penghuni.
DPRD Pandeglang Pastikan Rumah Yeni Dibangun
Agus mengatakan seluruh anggota DPRD yang hadir sepakat membantu pembangunan rumah Yeni. Menurutnya, kondisi hunian tersebut sudah tidak memungkinkan untuk terus ditempati tanpa perbaikan menyeluruh.
“Tujuan kami datang ke sini untuk menunjukkan bahwa kami peduli kepada masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak huni. Karena itu kami datang bersama-sama untuk memberikan bantuan agar rumah ini segera dibangun menjadi rumah yang layak,” ujar Agus.
Ia mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi rumah yang ditempati Yeni bersama keluarganya.
Menurut Agus, pembangunan rumah perlu segera dilakukan mengingat kondisi bangunan tidak hanya tidak layak, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan penghuni.
“Memang sudah tidak layak dan sangat membahayakan. Oleh karena itu harus segera dibangun,” katanya.
Terkendala Status Tanah
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Udi Juhdi, menjelaskan pemerintah sebenarnya memiliki sejumlah program bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Beberapa di antaranya adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Namun, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan status kepemilikan tanah tempat rumah berdiri.
Udi mengatakan rumah yang ditempati Yeni berada di atas tanah milik orang lain. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam mengakses program bantuan pemerintah.
“Ada program BSPS dan program RTLH. Kendalanya, bantuan tersebut umumnya diperuntukkan bagi rumah yang berdiri di atas tanah milik sendiri. Sementara Ibu Yeni menempati tanah milik orang lain. Namun jika pemilik tanah memberikan izin, tentu tidak menjadi masalah,” jelas Udi.
Karena itu, bantuan dari DPRD diharapkan dapat menjadi solusi agar pembangunan rumah Yeni tetap bisa segera direalisasikan.
DPRD Ajak Warga Gotong Royong
Udi juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut bergotong royong membantu proses pembangunan rumah Yeni.
Menurutnya, dukungan masyarakat tidak hanya dapat diberikan dalam bentuk materi, tetapi juga tenaga maupun pemikiran agar pembangunan hunian tersebut bisa segera selesai.
“Mudah-mudahan apa yang kami berikan ini bisa membantu keluarga Ibu Yeni. Kami juga berharap masyarakat ikut bergotong royong memberikan tenaga maupun pikiran agar pembangunan rumah ini segera terwujud,” ujarnya.
Yeni Bersyukur Rumahnya Akan Dibangun
Yeni Farida mengaku bersyukur dan terharu setelah mengetahui rumah yang telah ditempatinya selama sekitar lima tahun akan dibangun kembali.
Selama ini, Yeni tinggal bersama suami dan tiga anaknya di rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter yang sebagian besar bangunannya terbuat dari anyaman bambu.
Kondisi rumah tersebut sudah lapuk, miring, dan mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Kerusakan pada atap juga membuat rumah tersebut semakin berisiko roboh.
Yeni pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPRD Kabupaten Pandeglang yang telah memberikan perhatian dan bantuan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran anggota DPRD Kabupaten Pandeglang yang telah membantu saya. Saya sangat senang, akhirnya rumah yang kondisinya seperti ini bisa diperbaiki dan kami bisa tinggal dengan lebih layak tanpa rasa takut rumah roboh,” ungkap Yeni.
