JAKARTA – Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Debat Kandidat Calon Ketua Umum (Caketum) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang akan digelar pada 21 Juni 2026 mendatang.
Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kesediaan Viva Yoga untuk menjadi panelis dalam debat yang akan berlangsung di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) Bulungan.
Menurutnya, forum debat merupakan sarana penting untuk menguji kapasitas, gagasan, serta kesiapan para calon pemimpin organisasi dalam membawa BM PAN ke arah yang lebih baik.
Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran BM PAN di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Viva Yoga menegaskan bahwa seorang calon ketua umum tidak hanya dituntut memiliki visi dan program kerja yang baik, tetapi juga harus memahami secara mendalam jati diri organisasi yang akan dipimpinnya.
“Yang terpenting, para calon ketua umum harus memahami dasar-dasar organisasi BM PAN, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi,” ujar Viva Yoga.
Menurutnya, pemahaman terhadap AD/ART menjadi fondasi utama dalam membangun kepemimpinan organisasi yang kuat, demokratis, dan sesuai dengan arah perjuangan BM PAN.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua Steering Committee (SC) Kongres VII BM PAN, Abdul Munir, Ketua Organizing Committee (OC) Kongres VII BM PAN, Muhammad Firman, Calon Ketua Umum BM PAN, Maulana Muhammad, serta unsur pengurus dan panitia Kongres VII BM PAN.
Pada kesempatan yang sama, Abdul Munir menyampaikan bahwa seluruh kandidat yang akan bertarung dalam Kongres VII BM PAN merupakan kader-kader terbaik yang telah memiliki pengalaman dan kapasitas di bidang masing-masing.
Menurutnya, setiap kandidat memiliki rekam jejak serta keunggulan yang berbeda, sehingga kontestasi yang akan berlangsung diyakini mampu menghadirkan pertarungan gagasan yang sehat dan berkualitas.
“Setiap calon memiliki rekam jejak, pengalaman, dan keunggulan yang berbeda-beda. Karena itu, kami meyakini kontestasi dalam Kongres VII BM PAN akan berlangsung secara sehat, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan untuk melahirkan pemimpin terbaik bagi organisasi,” kata Abdul Munir.
Ia berharap debat kandidat nantinya dapat menjadi ruang bagi para calon ketua umum untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja secara terbuka kepada kader BM PAN.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah diskusi mengenai persiapan Kongres VII BM PAN dan debat kandidat, jajaran BM PAN bersama Viva Yoga Mauladi melanjutkan silaturahmi melalui makan siang bersama.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kader muda PAN dengan para tokoh partai sekaligus membangun sinergi dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan BM PAN ke depan.
