kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Reading: DPMD Kabupaten Serang Sebut 50 Persen BUMDes Bidang Ketahanan Pangan Sudah Berkembang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 Kanal Publik - All Rights Reserved.
News

DPMD Kabupaten Serang Sebut 50 Persen BUMDes Bidang Ketahanan Pangan Sudah Berkembang

Redaksi
Published: Juni 10, 2026
Share
4 Min Read
SHARE
- Advertisement -

SERANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa dan penopang ketahanan pangan masyarakat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPMD Kabupaten Serang, Achmad Afandi mengatakan, seluruh desa di Kabupaten Serang saat ini sudah memiliki BUMDes.

- Advertisement -
Ad image

“BUMDes itu semuanya sudah ada. Dari 326 desa semuanya sudah ada BUMDes,” kata Achmad Afandi saat ditemui, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, keberadaan BUMDes juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian indeks desa. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan jumlah BUMDes yang aktif secara keseluruhan karena keterbatasan anggaran untuk melakukan pengecekan langsung ke seluruh desa.

“Kalau untuk data aktifnya kita belum tahu, karena memang kita juga ada keterbatasan anggaran untuk menjangkau langsung ke lokasi dan BUMDes kita kan 326,” ujarnya.

Meski belum memiliki data pasti, DPMD Kabupaten Serang telah melakukan survei ke sejumlah BUMDes dan menemukan beberapa unit usaha desa yang berkembang pesat, terutama di sektor ketahanan pangan.

Achmad mencontohkan, BUMDes di Kecamatan Padarincang telah mengembangkan usaha hidroponik dan menjadi pemasok untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, BUMDes di Kecamatan Kibin mengembangkan usaha ayam petelur dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 120 kilogram telur per hari.

“Sebagian kita sudah survei ke BUMDes, ada yang sudah maju terutama di bidang tanaman pangan. Di Padarincang ada kaitan soal hidroponiknya, dia juga mensuplai ke MBG. Di Kibin juga BUMDes ayam petelurnya sudah memproduksi sekitar 120 kilo per hari,” jelasnya.

Ia memperkirakan sekitar 50 persen BUMDes di Kabupaten Serang yang bergerak di bidang ketahanan pangan kini mulai berkembang dan memiliki produk unggulan yang dipasarkan ke masyarakat.

“Kurang lebih yang saya tahu itu 50 persen di bidang ketahanan pangan sudah pada maju semua,” ucapnya.

Meski sebagian hasil produksi telah disalurkan ke program MBG, distribusi produk BUMDes saat ini masih didominasi untuk pasar lokal. Hal itu karena tidak semua BUMDes mampu memenuhi standar kuantitas dan kualitas yang ditetapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“SPPG itu punya standar yang sudah ditentukan oleh BGN. Jadi kadang BUMDes belum bisa memenuhi kuantitas yang diperlukan,” katanya.

Saat ini, kata Achmad, Kementerian Desa juga tengah melaksanakan program pemeringkatan BUMDes di seluruh daerah. Hasil pemeringkatan tersebut diperkirakan keluar dalam waktu dekat dan akan menjadi acuan untuk mengetahui kategori BUMDes berkembang maupun maju di Kabupaten Serang.

“Sekarang teman-teman BUMDes lagi mengisi kaitan soal pemeringkatan BUMDes. Mungkin sekitar bulan depan baru keluar hasilnya,” ujarnya.

Dalam mendukung pengembangan BUMDes, DPMD Kabupaten Serang tahun ini fokus memberikan pelatihan administrasi dan pertanggungjawaban pengelolaan usaha desa. Pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kita kerja sama dengan BPKP memberikan pelatihan kaitan soal administrasi pertanggungjawabannya. Kemarin sudah 30 BUMDes yang ikut, bulan depan akan ditambah 43 BUMDes lagi,” katanya.

Selain itu, keberadaan BUMDes juga dinilai mulai berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), terutama sejak adanya kebijakan penggunaan minimal 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan pada tahun 2025.

“Cukup membantu untuk meningkatkan pendapatan PADes,” ucap Achmad.

Untuk tahun 2026, DPMD Kabupaten Serang menargetkan peningkatan status desa mandiri melalui penguatan indeks desa dan pengembangan BUMDes.

Saat ini, jumlah desa mandiri di Kabupaten Serang tercatat sebanyak 23 desa dan ditargetkan bertambah menjadi 39 desa pada tahun depan.

“Mudah-mudahan dari kegiatan itu indeks desa yang tadinya 23 desa mandiri bisa nambah sekitar 16 jadi 39,” pungkasnya. (ADV)

Find Us on Socials

TAGGED:Bumdesdesa berkembangdesa tertinggalDPMD Kabupaten Serang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Desa Tertinggal di Kabupaten Serang Habis, Jumlah Desa Mandiri Naik Signifikan
Next Article Terdakwa KDRT Diduga Anak Tokoh Agama di Pandeglang Tak Ditahan, Korban Datangi Kejari Minta Keadilan

Warta Terbaru

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajukan Penyertaan Modal Aset untuk PT BPR Serang
Bisnis News Pemerintahan Regional
Gempa Hari Ini Guncang Garut dan Pagaralam, BMKG Catat Magnitudo Terbesar 2,5
Nasional News Regional
Wali Kota Serang Pastikan SMPN 4 Tak Dipindah hingga 2029, Alumni Sampaikan Terima Kasih
News Pemerintahan Regional
ASDP Siapkan Operasi Salvage KMP Batumandi yang Tenggelam di Perairan Merak
Nasional News Peristiwa Regional

Baca Lainnya

Hukum & Kriminal

Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama

Oktober 22, 2026
News

Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih

Oktober 22, 2026
News

Perkuat Layanan Kebersihan, Pemkot Serang Tambah 10 Truk Sampah dan 3 Cator

Oktober 20, 2026
News

DLH Kota Serang Pastikan Kualitas Air Sungai Cibanten Masih dalam Batas Wajar

Oktober 18, 2026

Kategori

Artikel Bisnis Hukum & Kriminal Nasional News Parlemen Pemerintahan Peristiwa Politik Regional

Recent Post

  • Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama
  • Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih
kanalpublik.idkanalpublik.id
Follow US
© 2026 KanalPublik. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?