kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Reading: DPRD Kota Serang Petakan Pemanfaatan SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar, Defisit Masih Menganga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
kanalpublik.idkanalpublik.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
  • BERANDA
  • NEWS
    • REGIONAL
    • NASIONAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • BISNIS
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PERISTIWA
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 Kanal Publik - All Rights Reserved.
Artikel

DPRD Kota Serang Petakan Pemanfaatan SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar, Defisit Masih Menganga

Redaksi
Published: Juni 24, 2026
Share
4 Min Read
SHARE
- Advertisement -

SERANG – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 Kota Serang tercatat mencapai Rp73,1 miliar. Namun, DPRD Kota Serang menilai nilai tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan pembiayaan dalam APBD Tahun Anggaran 2026, karena sebagian dana telah memiliki peruntukan khusus.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat lanjutan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 antara DPRD Kota Serang dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (24/6/2026).

- Advertisement -
Ad image

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menjelaskan bahwa dari total SiLPA sebesar Rp73,1 miliar, tidak seluruhnya dapat dimanfaatkan untuk menutup defisit anggaran tahun 2026.

Menurutnya, sekitar Rp24 miliar merupakan dana yang penggunaannya telah ditentukan sesuai ketentuan, sehingga hanya sekitar Rp44 miliar yang benar-benar dapat digunakan sebagai pembiayaan APBD.

“SiLPA tahun 2025 memang mencapai Rp73,1 miliar. Namun sekitar Rp24 miliar merupakan dana yang penggunaannya sudah ditentukan, sehingga yang benar-benar dapat dimanfaatkan hanya sekitar Rp44 miliar,” ujar Muji.

Ia menjelaskan, dana sebesar Rp44 miliar tersebut akan dialokasikan untuk mengurangi defisit APBD Kota Serang Tahun 2026 yang telah ditetapkan dalam dokumen anggaran.

Namun, pembiayaan tersebut masih belum mampu menutup seluruh kebutuhan anggaran karena defisit APBD 2026 mencapai hampir Rp49 miliar.

“Defisit yang sudah tercantum dalam APBD 2026 mendekati Rp49 miliar. Artinya masih terdapat kekurangan sekitar Rp5 miliar yang harus dicari solusinya oleh pemerintah daerah,” katanya.

Besarnya SiLPA Bukan Karena Program Gagal

Muji menegaskan besarnya SiLPA bukan disebabkan adanya program pembangunan yang gagal dilaksanakan selama tahun anggaran 2025.

Berdasarkan hasil evaluasi DPRD Kota Serang terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

Menurutnya, tingginya SiLPA lebih dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan daerah akibat sejumlah kebijakan pemerintah pusat.

Salah satunya adalah kebijakan pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang berdampak terhadap berkurangnya penerimaan asli daerah dari sektor tersebut.

“Dari sisi belanja tidak ada program yang gagal dilaksanakan. Namun memang ada beberapa sumber pendapatan yang berkurang karena adanya regulasi dari pemerintah pusat,” jelasnya.

DPRD Minta APBD 2026 Selaras dengan RPJMD

Selain membahas pemanfaatan SiLPA, DPRD Kota Serang juga memberikan sejumlah catatan kepada Pemerintah Kota Serang agar pengelolaan APBD 2026 lebih efektif dan tepat sasaran.

Muji menekankan seluruh program yang dibiayai APBD harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

Dengan demikian, setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan yang dibiayai APBD sejalan dengan RPJMD dan visi misi kepala daerah sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Kesejahteraan Guru Ngaji Jadi Perhatian DPRD

Dalam pembahasan APBD 2026, DPRD Kota Serang juga menyoroti program peningkatan kesejahteraan guru ngaji yang telah masuk dalam RPJMD.

Muji berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap insentif dan peningkatan kualitas guru ngaji melalui dukungan anggaran yang memadai.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di Kota Serang.

“Dalam RPJMD sudah terdapat target peningkatan jumlah dan kualitas guru ngaji. Karena itu, perhatian terhadap insentif dan kesejahteraan mereka harus menjadi bagian dari prioritas pemerintah daerah,” pungkasnya. (ADV)

Find Us on Socials

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Komisi II DPRD Kota Serang Gandeng Masyarakat Awasi SPMB, Cegah Oknum Bermain dalam Penerimaan Siswa
Next Article DPRD dan Pemkot Serang Resmi Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Warta Terbaru

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajukan Penyertaan Modal Aset untuk PT BPR Serang
Bisnis News Pemerintahan Regional
Gempa Hari Ini Guncang Garut dan Pagaralam, BMKG Catat Magnitudo Terbesar 2,5
Nasional News Regional
Wali Kota Serang Pastikan SMPN 4 Tak Dipindah hingga 2029, Alumni Sampaikan Terima Kasih
News Pemerintahan Regional
ASDP Siapkan Operasi Salvage KMP Batumandi yang Tenggelam di Perairan Merak
Nasional News Peristiwa Regional

Baca Lainnya

Artikel

PSEL Serang Raya Ditargetkan Groundbreaking Desember 2026

Oktober 19, 2026
Artikel

‎Dinsos Kota Serang Pastikan Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Desil 1-2 dan Putus Sekolah

Oktober 9, 2026
Artikel

PDIP Tangsel Dukung Putusan MK, Anggaran Pendidikan Diminta Fokus untuk Sekolah dan Guru

Juli 31, 2026
Artikel

Digitalisasi Kota Serang Dinilai Mandek, DPRD Dorong Diskominfo Bangun Open Data dan Super Apps

Juli 27, 2026

Kategori

Artikel Bisnis Hukum & Kriminal Nasional News Parlemen Pemerintahan Peristiwa Politik Regional

Recent Post

  • Kenalan Perempuan di Facebook, Pemuda di Kabupaten Serang Kehilangan Motor saat Kencan Pertama
  • Keluhkan Air WTP Menghitam, Warga Serpong Lagoon Tangsel Rogoh Kocek Rp1,5 Juta untuk Air Bersih
kanalpublik.idkanalpublik.id
Follow US
© 2026 KanalPublik. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?